Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu’alaykum wa rohmatullahi wa barokatuh

 

Segala puji bagi Allah, sholawat dan salam semoga tercurah atas Rosulullah, keluarganya, sahabatnya, dan para pengikutnya hingga hari kiamat. Wa ba’du.

 

Allah Ta’ala telah memerintahkan kepada kita untuk senantiasa berdo’a kepada-Nya semata sebagaimana dalam firman-Nya :

 

وَقَالَ رَبُّڪُمُ ٱدۡعُونِىٓ أَسۡتَجِبۡ لَكُمۡۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسۡتَكۡبِرُونَ عَنۡ عِبَادَتِى سَيَدۡخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Dan Robb kalian telah berfirman: “Berdoalah kalian kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” [Surat ke-40 Al Mu’min atau Al Ghofir ayat 60]

 

Dan sebagaimana sebagian besar dari kita telah mengetahui bersama tentang keutamaan Hari Jum’at, yang mana salah satunya adalah pada hari Jum’at terdapat satu waktu yang mana merupakan waktu yang mustajab dikabulkannya do’a seorang hamba oleh Allah ‘Azza wa Jalla.

 

 

 

 

Captured PDF dari Shohih Muslim, Kitab Al Jumu’ah, Bab “Suatu Waktu Di Hari Jum’at”

 

Hadits nomor 802 :

 

Telah berkata kepada kami Yahya bin Yahya, ia berkata : Aku telah membaca di hadapan Malik. Dan telah berkata pula kepada kami Qutaybah bin Sa’id dari Malik bin Anas (yakni Imam Malik), dari Abi Zinad, dari Al A’roj, dari Abi Huroiroh rodhiAllahu ‘anhu :

 

Bahwasanya Rosulullah shollalahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan tentang hari Jum’at kemudian Beliau bersabda :

 

“Pada hari Jum’at terdapat sebuah waktu yang mana tidaklah seorang Muslim itu mendapati waktu tersebut dalam kondisi ia berdo’a memohon suatu permintaan kepada Allah, kecuali Allah akan mengabulkan permohonannya tersebut.”

 

Dan dalam riwayat lain Qutaybah menambahkan lafazh : “Dan Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan dengan tangannya sebagai tanda singkatnya waktu tersebut.”

 

Dari hadits di atas terdapat beberapa pendapat, dan secara ringkasnya waktu yang mustajab tersebut adalah :

  1. Seluruh waktu di hari Jum’at sejak terbit fajar hari Jum’at sampai terbenamnya matahari pada hari Jum’at
  2. Saat khotib duduk di antara 2 khutbah ketika sholat Jum’at
  3. Antara ba’da sholat ‘Ashr sampai terbenamnya matahari di hari Jum’at

 

Dari beberapa pendapat di atas, salah satu pendapat yang terkuat adalah antara ba’da ‘Ashr sampai terbenamnya matahari.

 

Dan karena hari ini adalah termasuk waktu yang mustajab, maka perbanyaklah memohon do’a kebaikan kepada Allah ‘Azza wa Jalla, tentunya dengan memperhatikan adab-adab dalam berdo’a.

 

Apalagi bagi karyawan yang memiliki kebiasaan mudik di hari Jum’at ba’da ‘Ashr (tentunya setelah ijin ke atasan), maka padanya akan terkumpul padanya beberapa keutamaan, yakni keutamaan hari Jum’at, keutamaan waktu antara ba’da ‘Ashr sampai terbenamnya matahari, dan keutamaan dalam kondisi safar/bepergian.

 

Oleh karena itu, jangan sia-siakan kesempatan ini. Perbanyaklah berdo’a hanya kepada Allah Ta’ala. Semoga bermanfaat.

 

baarokAlloohu fiykum

 

Link lainnya :

  1. Keutamaan hari Jum’at http://al-atsariyyah.com/keutamaan-hari-jumat.html
  2. Adab-Adab berdo’a http://al-atsariyyah.com/adab-adab-berdoa.html

 

 

 

ابو حمزة

:: Penta Satriya ::

Project Management PT Telkomsel Network Opr.Reg.Jatim

Gedung TTC Gayungan Lt.4

Jl.Gayungsari 76 Surabaya – Indonesia 60235

mobile.   +62 811 300023

phone.   +62 31 5353811 ext.40511

fax.         +62 31 8270276

http://pentasatriya.wordpress.com

http://produkmuslimku.wordpress.com

 

 

:: jadilah engkau di dunia seakan-akan engkau adalah seorang yang asing atau seorang musafir [yakni ia hanya rehat sementara untuk kemudian menuju negeri akhirat sebagai tujuan akhirnya] Shohih Al Bukhori no.6416 ::